"Hati yang tidak tenang itu karena kurang dzikir"
- Ust.Yusuf Mansur
- Ust.Yusuf Mansur
Banyak belajar dari mengamati tingkah laku manusia. Apalagi di dunia kerja. Pintar bukan prioritas tapi ngobozz yang jadi primadona. Ngobozz itu sebutan untuk orang-orang yang pandai bicara, entah yang dibicarakan itu kebenaran atau tipu muslihat untuk menunjukkan dirinya yang paling benar.
Kalau dulu, diam itu menghanyutkan, tapi tidak untuk saat ini. Siapa yang pandai bicara itu yang bisa mematikan karir orang lain. Di depan baik, di belakang sebaliknya. Berkelit, tidak mau terlihat buruk di mata atasan. Berlaku curang itu hal yang lumrah asal atasan senang. Tak mau berbagi ilmu yang seharusnya dibagi tapi didekap sendiri sampai mati, tanpa peduli kepentingan orang lain yang penting kepentingannya terpenuhi. Bukan lagi partner bekerja solid untuk kebaikan bersama tapi musuh dalam selimut yang diam-diam akan menghancurkan satu sama lain. Naudzubillah. Hasbunallah wani’mal wakil ni’mal maula wani’mannashiir.
Allah memberikan tanggung jawab kepada manusia karena yakin kalau manusia itu mampu. Dilema ketika suatu peluang itu datang. Ada yang bilang kalau banyak pertimbangan menjauhkanmu dari peluang. Ambil dan lakukan. Tapi dalam kenyataan tidak semudah itu. Banyak yang harus kita pertimbangkan. Berani mengambil risiko itu harus. Tapi berlaku konyol melawan risiko tanpa ilmu. Seperti perang tanpa membawa senjata. Akan tetapi bukankah ilmu bisa kita cari saat berperang?. Ya Allah, saya bingung —”. Seharusnya bersyukur dan berani menanggung amanah yang lebih besar, bukan menakutkan hal yang tidak perlu ditakutkan.
Kajian Quraish Shihab - tujuan pernikahan (by kemaslahatanummat)
#wajib pahami untuk kalian yang ingin menyempurnakan dien :)